Takdir

Aku penasaran apa yang direncanain Allah buat aku. Setelah semua yang udah kujalanin. Rencana yang ada,cara aku mempersiapkannya. Ternyata dengan gampangnya masih bisa berubah. Terlalu cepat. Sangat cepat. Dia terlalu berkuasa. Dari modem sampai ke manusia bisa dijadikannya alat untuk meluruskan apa yang seharusnya terjadi. Mungkin rencanaku kali ini berlainan dengan apa yang direncanakan-Nya untukku. Aku penasaran apa yang Dia rencanakan untukku. Apa jawaban-Nya dari semua doaku.

Apa maksud-Nya membuat modemku error tadi malem? Padahal siang ini masih lancar dipakai. Membuatku sampai siang ini tidak bertemu orang itu. Aku memang tak tahu apa yang terbaik untukku. Apa yang kuingin saja aku bingung. Apakah aku bisa sejahat itu sama orang yang ga pernah jahat sama aku. Karena kalau doaku terkabul pasti ada hati yang sakit. Ya,tetap ada hati yang sakit. Entah hati siapa,hatiku atau hati perempuan itu. Yang kumau belum tentu yang terbaik untukku. Aku tau yang Dia rencanakan adalah selalu yang terbaik untukku.

Tapi,mengapa rasa ini terlalu dalam? Terlalu sering hadir,jarang absent. Kadang malah membuatku terbang sampai lupa bumi. Kalau memang ini tidak sesuai dengan yang dituliskan-Nya maka hilanglah,namun kalau sesuai maka biarkanlah ia tumbuh subur di taman hatiku.

Komentar