Jangan Hapus Aku

Kalau kalian pikir aku masih terlalu kecil untuk mengerti, kalian salah. Aku sudah mengerti,sangat mengerti. Arti dari sebuah ketulusan yang tidak lagi kurasa. Arti dari sebuah kebaikan yang tidak lagi tampak. Kini,aku sudah bisa merasakannya. Merasakan arti ketulusan dari sebuah kebaikan,yang kini tidak lagi kutemui. Semua palsu. Kalaupun bukan palsu maka jahat. Aku ingin memilih kebaikan yang tulus,tetapi sayangnya pilihan itu tidak kutemui. Aku hanya bisa memilih antara palsu dan kejahatan yang sebenarnya.

Kalian tau,saat aku mengetahui kalian sedih maka aku turut menangis. Aku menangis semalaman,sampai lingkaran hitam tampak di mataku. Mungkin kalian tidak percaya. Terserah, tapi kenyataannya memang begitu. Kadang aku bertanya, apa salahku? Hingga kalian berbeda. Dulu,sekarang,dan selamanya aku selalu menganggap kalian sama. Sama seperti yang lain pada umumnya. Aku tak peduli tentang masa lalu yang ada.

Mungkin berbeda. Kalian memang melihatku lahir dan aku tidak melihat kalian lahir. Kalian melewati masa lalu yang lebih jauh dariku,tapi ingat di masa kini dan nanti kita akan tumbuh bersama. Melewati masa yang sama. Maka jangan hapus aku.

Komentar