Melewati Samudera

Aku mengerti. Aku sadar dan kini aku tak merasakan sakit itu lagi. Sakit yang menyayat hati ini ketika mataku menemukan bayangan kalian berdua yang tampak dihadapanku. Aku mampu melewati samudra yang hampir menenggelamkanku. Saat itu aku tak punya pilihan lain. Aku tak bisa mundur karena di belakangku penuh dengan pasukan tembak yang siap melemparkan anak panahnya ke arahku. Aku takut. Ingin menangis bahkan menjerit meraung,tetapi ku tahu ini bukan saatnya. Aku memang harus maju,terjun ke samudera yang sedari tadi telah membuka mulutnya dengan lebar siap melahapku habis. Memaksaku yang tidak bisa berenang,berenang di tengah derasnya arus samudera saat itu. Arusnya yang begitu deras membawaku ke daerah entah dimana. Aku yang tiba-tiba mampu berenang,mengapung bagai gabus yang dengan pasrah mengikuti arah arus samudera dan membawaku ke fase ini. Fase dimana aku tidak merasakan getaran yang menyakitkan saat mata ini melihat kalian bersama. Fase yang dari dulu kutunggu.

Komentar