Rabu, 18 September 2013

Iya. Iya-in aja ya. :3




Ruangan terisi sepi. Makanan belum juga datang, semua masih mematung di tempat masing-masing..

Andai engkau tahu betapa ku mencinta
Selalu menjadikanmu isi dalam doaku
Ku tahu tak mudah menjadi yang kau pinta
Ku pasrahkan hatiku, takdir kan menjawabnya

Suara mas Afgan mengisi sunyi diantara kami yang sibuk dengan telepon genggam masing-masing. Awalnya kami masih cuek, namun ketika lagu memasuki bagian reff:

Jika aku bukan jalanmu
Ku berhenti mengharapkanmu
Jika aku memang tercipta untukmu
Ku kan memilikimu, jodoh pasti bertemu

Pembicaran menelaah suatu fase kehidupan dimulai dari sana. Dari senandung mas Afgan, “Jodoh pasti bertemuu”.

     Iya, jodoh pasti bertemu, tapi yang dipertemukan dengan kita itu belum tentu jodoh. Get it? Jadi kalo kamu tetiba dipertemukan lagi sama ‘seseorang’ yang pernah istimewa, ya gausah seneng dulu. Siapa tau, maksud Tuhan mempertemukan kalian lagi supaya kamu bisa liat dengan mata kepala sendiri kalo dia udah bahagia bersama yang lain. Siapa tau? Atau mungkin Tuhan pengen bikin kita sadar, kalo kita harus berhenti nungguin dia, berhenti berharap. Siapa tau?

     Kalo misalpun kita udah dipertemukan, udah sama-sama tau kalo saling sayang. Siapa yang bisa jamin kita bakal nikah dan hidup bahagia selamanya sama orang itu? Mau langsung nikah? Kalo aku pribadi belum siap mental, belum siap dapet tanggung jawab untuk hal-hal begituan. Aku masih 18 tahun, masih banyak yang pengen aku lakuin tanpa harus minta izin ke-orang-yang-dipanggil-suami. Yakali -_-“ Temenku yang hampir 20 tahun aja masih merasa belum saatnya mikirin hal itu wkwkw.

     Kemudian terlintas suatu pemikiran. Mungkin ga sih, kalo yang kita panggil jodoh itu, orang yang bersama kita atau dateng ke kita, disaat kita emang udah waktunya nikah. Ya, kalo udah saat nya, yang ada pada “saat” itu?

      Bagaimana dengan sayang? Kalo kita masih sayang sama orang yang ga ada pada “saat” itu gimana? Masa kita nikah sama orang yang ga kita sayang? Sisa hidupnya, cuma diisi bersama partner tanpa pake hati? Hambar gitu dong, ga asik, nanti malah bosen :/

      Bagaimana dengan belajar menyayangi? Belajar menyayangi orang yang sayang ke kita. Karena dalam kasus cinta yang bertepuk sebelah tangan, lebih tidak menyakitkan apabila kita berada dalam posisi disayangi. Apalagi bila kita mencoba melihat bahwa kemungkinan disakiti sama orang yang sayang kita itu lebih kecil daripada kemungkinan disakiti sama orang yang kita sayang. Iya apa iya? Jadi sebenarnya di lubuk hati terdalam, kami tidak ingin merasa sakit. Emang ada gitu orang yang pengen sakit? Aku rasa ga ada. Terkecuali orang yang sedang dibutakan cinta. Jangan bego-bego amat plis. Bego kelamaan juga bikin capek loh.. #kemudiancurhat

Oke, ini malah ngelantur kemana-mana. Jadi kesimpulannya,

  • Jodoh pasti bertemu, tapi yang dipertemukan dengan kita itu belum tentu jodoh.
  • Jodoh itu, orang yang bersama kita atau dateng ke kita, disaat kita emang udah waktunya nikah. Kapan itu 'waktunya nikah'? Hanya Tuhan yang tau..
  •  Kemungkinan disakiti sama orang yang sayang kita itu lebih kecil daripada kemungkinan disakiti sama orang yang kita sayang.



Ahahahahahaha ini cuma kesimpulan dari dua cewek yang lagi galau dan ga pengen sakit hati (lagi) kok. Jangan dipikirin serius-serius, nanti pusing sendiri. Karena kita sebagai cewek biasanya cuma bisa nunggu. Nunggu, tapi sebisa mungkin jangan ngarep. Ntar sakit loooh hahaha. Kalo di agamaku bilang, “ Orang baik jodohnya juga orang baik.” Yaudah, kalo pengen dapet jodoh yang baik ya jadi orang baik. That simple! :)


Rabu, 14 Agustus 2013

bukan-maba-lagi


Sejak pengumuman SNMPTN 2013 keluar, saya bukan maba lagi. Ya, bukan mahasiswa baru lagi.  Bukan angkatan paling kecil lagi, yang kalau melakukan salah masih bisa dimaklumi “kan masih maba..”. Bukan mahasiswi yang bisa dengan frontal kenalan sana-sini, sesama maba kan memang wajar belum saling kenal.
 
maba banget
maba belum dapet korsa
Sekarang saya adalah mala. Mahasiswa lama yang bukan-maba-lagi. Sudah tidak ada lagi, ‘Angkatan berapa? 2012? Wah maba ya’. Sekarang 2012 sudah menjadi mala. Sudah tidak istimewa? Tentulah masih, kan angkatanku..

mala udah punya korsa + jaket angkatan
Ketika menjadi maba, kita memulai semuanya dari awal lagi. Corat-coret hasil sekolah dulu tidak terlalu mempengaruhi. Karena banyak matakuliah yang sangat baru untuk kita. Ibarat sebuah kertas, kita masih putih bersih. Polos. Sekarang? Sebagian kertas itu sudah terisi dengan cerita tahun pertama.

Ada cerita ketika menghafal teman seangkatan. Jujur,dulu itu sangat susah. Mereka hampir semua botak sehingga tampak mirip.
Ada cerita ketika berhasil menggambar teknik untuk yang pertama kalinya. Sampai sekarang gambarnya masih ku pajang di kamar.
Ada cerita ketika Aku, Runi, Puput, dan Rahel harus pulang duluan karena suporteran basket di Kridosono super huhahuha.
Ada cerita ketika malam-hina-super-asik-tapi-gamau-lagi-yang-tak-terlupakan.
Ada banyak sekali cerita. Kertas itu penuh? Tentulah belum.

Bukan-maba-lagi. Sejak 2013 datang, saya bukan-maba-lagi. Tidak bisa jadi maba lagi. Dunia ini memang keras. Sekarang pertanyaannya adalah.. memang masih cocok jadi maba?

Maba itu masih polos. Belum berani bolos, belum berani TA.
Maba itu masih rajin. Ngumpul tugas pas kelas, lewat dosen. Bukannya langsung ke asdos pas minggu tenang.
Maba itu masih semangat. Tetep merhatiin, meskipun dosennya mbosenin. Bukannya ditinggal makan ke kantin. Bukannya ditinggal tidur. Bukannya ditinggal nonton di bangku belakang.
Maba itu masih taat aturan. Dateng kuliah sebelum dosennya masuk kelas. Bukannya dateng 15 menit sebelum kelas bubar.
Maba itu masih nurut. Masuk gerbang Teknik ambil karcis kuning. Bukannya langsung lewat aja. Bukannya cuma senyum terus bilang “mari pak..” 
Maba itu mahasiswa baru yang banyak-belum-tau-nya, jadi gabisa soksokan.

Jadi? Masih cocok po jadi maba?

Tapi, ada beberapa hal yang bisa kita contoh dari maba. Rajin, semangat, dan penasaran banget sama kuliah. Jadi mereka selalu merhatiin pas kelas. Masih semangat ngerjain tugas, semangat ngampus, semangat semangat semangat giduuu deh pokoknya.

Coba deh, diinget lagi, semangat hari-pertama-kuliah-nya. Diinget lagi, motivasinya masuk Teknik Mesin. Diinget lagi, rasa penasarannya sama Teknik Mesin. Kalo lupa, coba deh, ajak ngobrol maba. Mereka kan baru mau masuk kuliah tuh, jadi masih ngerasain. Tanya-tanya semangatnya mereka, motivasinya, rasa penasarannya. Baru deh, abis itu ngobrolin yang lain..

Intinya ya, 2012 bukan maba lagi. Perjalanan setahun ini membuat kita menjadi bukan-maba-lagi. Ditambah datangnya 2013 yang membuat posisi kita tergeser. Tenang, perjalanan yang mengubah kita menjadi bukan-maba-lagi itu memberikan banyak sekali pelajaran. Pelajaran serta nilai-nilai itulah yang menjadikan kita bukan-maba-lagi. Tetapi, pelajaran itu tidak seharusnya menggeser semangat, motivasi, serta rasa ingin tahu khas maba. 


Sekarang, 2012 adalah mala yang membagikan pelajaran serta nilai-nilai kepada maba-maba yang penuh semangat.
Sekarang, 2013 adalah maba yang semangat, penuh motivasi, penuh rasa ingin tahu. Khas maba yang kadang hilang dari mala.


Maka dari itu, 2012 dan 2013 harus saling berbagi. Intinya ya, 2012 dan 2013 saling membutuhkan. Inti yang paling inti dari post ini adalah 2012 dan 2013 itu saling melengkapi. Kayak aku sama kamu. Udah gitu aja...


Sabtu, 22 Juni 2013

Ibarat Rumah


Begini, aku bagikan, dengar baik-baik
Ibarat rumah yang terdiri dari banyak ruangan,
satu ruangan untuk Tuhan, satu ruangan untuk keluarga, begitu seterusnya..
Setiap ruangan tentulah penting dan mempunyai kegunaannya masing-masing
setiap ruangan memiliki manfaat tersendiri
yang tetap dibutuhkan oleh Sang rumah.
Pintu rumah itu sudah terbuka,
setelah sebelumnya ditutup rapat
Mempersilahkan orang yang berkunjung untuk melihat-lihat ke dalam
Para tamu datang dan pergi, rumahpun membiarkannya
Namun,ketika ada tamu yang tetap berkunjung
selalu berkunjung hingga tak lagi keluar rumah
Dan rumah,menjaganya agar tetap tinggal
memberikannya izin untuk menempati
Tetapi,sebelumnya
telah ada ruangan khusus,
yang tetap dijaga rumah, ruangan yang tertutup, terkunci rapat
Karena telah terisi
oleh orang yang tinggal sebelumnya
orang yang berbeda
orang yang mampu menyebabkan rumah
memeberikannya ruangan khusus
 Pertanyaannya,
Bagaimana, jika di dalam rumah itu terdapat dua orang yang berbeda?
Padahal,seharusnya satu rumah hanyalah untuk satu orang.
Satu rumah hanyalah memiliki satu nama.


Terkadang ada hal-hal yang tidak bisa kita pilih sendiri
Namun, disanalah kita berdiri
Disanalah kita merasa
Disanalah kita memandang
Disanalah kita mengamati
Disanalah kita merenungi
Disanaah kita  menyadari
Disanalah kita ada.


Terkadang ada hal-hal yang bahkan hingga kini masih tak mampu dipahami
Menyelaraskan logika, nurani, serta naluri
memang membutuhkan kesabaran
Sampai akhirnya mengerti, memahami, dan menerima.
Menerima bahwa beginilah adanya.




Senin, 27 Mei 2013

||Doakan yaa.. | Selalu..||

Entah kenapa ini sangat lucu. Skenario Tuhan kali ini benar-benar mengocok perut serta pikiranku hingga membuatku mual sendiri. Aku sadar betul. Aku tak benar-benar mengerti tentang apa yang kuinginkan dalam kasus ini. Kita. Kehidupan Aku dan Kamu.

Dulu aku pernah ingin pergi. Tetapi akhirnya aku memilih tetap disini. Sekarang kamu berubah pikiran ingin pergi.. Meski, akhirnya belum kita ketahui. Lucu, bukan?

Mengejar mimpi. Itu alasan kita. Hingga akhirnya saling merelakan supaya saling bahagia.
Dan bagaimana aku bisa biasa saja,
saat denting bel penanda ketentuanmu telah lahir berdentang?
Aku mencarimu,penasaran,
bagaimana gerangan wujud ketentuan yang lahir?
Kamu seperti biasa,
begitu
Aku tak menyalahkan.
Kamu memang begitu,aku mengerti..
Dan ketika mulutmu terbuka,
jawaban itu...
sangat dewasa.
Meski tetap terasa gores lukanya
tetap terbaca pedihnya,
Aku pun turut berduka.
Bukan,bukan karena melihat wujud ketentuan,
entahlah..
Melihat kenyataan bahwa Kau sangat ingin pergi
menggapai cita,katamu.
Aku yang telah sering berucap,
Aku selalu mendukung pilihanmu pun hanya bisa tersenyum,getir.
Jawaban dewasamu menghadirkan beribu tanya dalam benakku.
Meski pada akhirnya yang keluar dari mulutku hanyalah,
Ucapan pembangkit semangat diiringi doa.
Selalu begitu.
Memohonkan yang terbaik pada yang Maha Baik.
Tanpa sadar,air mata pun turut hadir menemani
mengusik detik
yang diam
membungkam hening
di kala sepi
mengisi sunyi
di antara kita..
Aku tak mengerti lagi.
Cukup
Sudah,cukup
Mendoakan yang terbaik,
supaya bahagia setia menemani masing-masing kita
di musim apapun..



Yogyakarta,27 Mei 2013
-Pengumuman-




Rabu, 22 Mei 2013

:)

Sudah lupakan segala cerita,antara kita
Aku tak ingin,ku tak ingin,ku tak ingin
ku terluka,karena cinta
Bukan,karena rasa itu telah sirna
Maafkanlah,
ku hanya tak ingin, ku tak ingin,ku tak ingin
kau terluka,karena cinta

-Serba salah,raisa-



Dengerin yaa :)




Minggu, 19 Mei 2013

Bingung? Iya. Akupun.

Ketika kamu merasa ada yang salah meskipun begitu tak selalu salah..
Bingung? Iya. Akupun.


Sebenarnya tak ada yang salah dari semua ini.
Semua yang tiba-tiba datang bak angin ribut merusuh.
Merusuh sepi di dalam jiwa.
Mungkin tidaklah salah,
lebih tepatnya kurang tepat.
Kurang tepat semua itu hadir di tempat ini,di waktu ini,di keadaan ini.
Keadaan,setelah waktu terisi banyak hal menyenangkan lain bersama.
Dan ketika semua itu muncul,justru ada yang berbeda,berubah.
Lahir sekat hingga jarak dari menyenangkan.
Perubahan yang tak kusukai.
Ah,lagi-lagi menyalahkan keadaan.
Tempat? Mungkin dia yang paling berdosa.


Ketika naluri diusik nalar, ada ragu disamping menikmati.



-tian-
Yogyakarta, 19 Mei 2013




Minggu, 05 Mei 2013

Jumat-Sabtu

Aku pengen berbagi beberapa cerita. Adapun cerita itu adalah beberapa potongan kejadian di hariku belakangan ini. Dan,boleh dibilang beberapa hari ini aku melalui kejadian yang nanonano. Kejadian-kejadian yang sangat random hahahaha. Enjoy ya! :)



Jumat, 3 Mei 2013
-menjelang sore di perempatan jakal,selokan-

Seharian itu aku di kamar,ga kemana-mana,dan laper. Kebetulan di kosan ga ada makanan. Menjelang sore rasa laper ku mulai memuncak. Lapeeeeeeer banget. Akhirnya dengan males-malesan aku keluar kosan dan bermaksud mencari makan di deretan selokan mataram. FYI,kosanku di daerah sekitar hotel Ishiro. Nah,aku langsung aja menuju jakal dan bergerak ke salatan. Setelah sampai di lampu merah,aku belok ke arah timur. Di jalanan situ emang luamayan banyak penjual makanan.

Pas belok,aku liat anak SMA. Aku tau dia anak SMA,soalnya masih pake celana abu-abu. Dia nekat ngelawan arus pas penggokan. Padahal itu di perempatan yang lumayan rame. Iseng banget adeknya. Jadi kuliatin terus aja deh. Abis mukanya juga lucu hehehehe ._.

Jalaaaan teruuuus,soalnya masih bingung mau makan apa. Ahahaha ga ada makanan binguuung,banyak makanan binguuuuung,ncen angkatan bingooooooooong *intermezo dikit yapz*. Nah tetiba,anak SMA tadi nyamperin aku,motornya jalan di samping motorku. Kyaaaaaaa >.<

Jujur yang ada di pikiranku saat itu adalah,ini ada anak SMA lucu ngapain nyamperin aku? Ah lucuuuuu. Tapi semua bayangan nggilani pun ilang seketika,pas dia tiba-tiba ngomong........

"Dek,plat nomernya yang belakang jatuh.."

Dan yang aku bisa lakukan hanyalah nyengir kuda. Dia gatau apa,aku itu udah kuliah. Emang,pas itu aku cuma pake kaos rumah + cardigan. Nyesel, kenapa ga pake korsa -..-
Ditambah lagi,ternyata ya ternyata dia nyamperin gara-gara plat motorku yang belakang jatuh pas di penggokan. Udah. Gitu. Aja.



Sabtu, 4 Mei 2013
-siang-siang di GOR UII-

Hari itu,dari jam 5 pagi anak Mesin udah kumpul buat suporterin Robot-nya UGM. Tebak dong,aku siap jam berapa? Jam 6. Dan aku di tinggal. Oke. Fine.

Entah karena suporter UGM yang keterlaluan banyaknya atau emang GOR UII nya yang ehhhmmmmm..... kekecilan,pokoknya jadi ada kuota buat para suporter. Aneh ya? Pengen ngasih dukungan masa dibatasi..
Nah,karena suporter UGM cerdas-cerdas alhasil anak UGM yang dateng ke UII bisa masuk GOR semua. Caranya? Rahasiaaaaaaa dums :p

Akhirnya kecerdasan anak UGM diketahui panitia. Jadilah mereka bikin tekateki aturan yang lebih susah untuk dipecahkan dengan hanya berbekal kecerdasan #halah

Nah,pas break makan siang. Panitia minta GOR di sterilin dari para suporter. Dan pas sesi kedua nanti,ga ada yang boleh keluar-masuk GOR (kalo udah di dalem ya di dalem aja,ga boleh keluar masuk keluar masuk se enaknya).

Langsung aja ya. Udah pernah liat anak Mesin kalo lagi suporteran? Belum? Paraaah. Pokoknya terlihat garang-garang gitu deh mwiwiwiwi. Oiya,pintu masuk dan keluar nya tiap tribun cuma ada 1. Nah,jadi aku keluar lewat pintu pas tadi pagi aku masuk. Disitu masih ada semacam meja kesekertariatan yang ada cap dan temen-temennya. Pas liat ada cap tanpa ada panitia,aku iseng ambil cap nya dan bilang..

"Waini,kalo ini nya kita bawa aja gimana? Ntar malah gampang to. Paling mereka bakalan bingung stampel e ilang hahahahahaha"

Belum juga nyampe pintu dan masih asik ketawa-ketawa. Tiba-tiba ada panitia dateng dengan wajah tegang,lari-lari menuju aku..

"Mbak mbak stampelnya jangan dibawa mbak. Ga boleh mbak"

Mukanya itu loh,lucu biyanget. Yakalik aku mau ngepek tenanan. Yoraaaaaalaaaaaaah mas. Aku juga cuma bercanda ._.




Sebenernya ada satu kejadian lagi yang pengen aku share. Tapi kok agak piyeee gitu. Kasian orangnya juga,gaboleh sebar aib orang sembarangan... :)



Minggu, 14 April 2013

Akankah

Karya : Ochistiar


Ketika aku mulai menua
Akankah rasa ini tetap tersimpan rapi di tempatnya?
Terbungkus rapat kotak kenangan masa SMA
Yang selalu kusimpan,hingga  nanti sampai di tempat seharusnya dia berada
Ruang bawah tanah rumahku kelak




Ketika keriput mulai menghiasi kulitku
Akankah hati ini masih menyimpan ukiran namamu?
Nama yang selalu terbayang tepat sebelum aku menutup mata di setiap malam
Yang selalu terdengar gaungnya di telingaku
Kamu..



8 Desember 2012
Kamar kos


*Sedikit perubahan dibeberapa sudut*

Rabu, 10 April 2013

Dua.


Latizia
“Maaf ya Tiz,malem ini aku gabisa ke tempatmu. Masih ada yang harus disiapin buat lomba besok pagi nih.. Maaf ya”

Bima-yang-super-duper-sibuk-sama-lomba-robotnya,aku bisa ngerti kok. Itu kan emang berarti banget buat kamu. Dan aku juga ga ngerasa di dua-in sama hobimu itu. Aku mendukung kamu 1000%. Meskipun sebenernya agak sayang juga, soalnya di tanganku sekarang udah ada 2 tiket buat nonton teater, hadiah dari kuis di radio. Dan karena kamu gabisa ikut, aku bakal nonton sendirian. Ah,tapi gapapa. Apasih yang lebih nyenengin daripada liat senyum mu besok gara-gara  robotmu menang?

“Iya,gapapa kok, Bim. Semangaaaaaaaaaat ya! Semoga besok lombanya sukses :B”

Akhirnya aku malem ini nonton sendiri deh. Oke,ini langsung cus! Setengah jam lagi teaternya mulai mwiwiwiwi.



Kezia
Kasih makan cimot, udah. Beresin kamar, udah. Siap-siap, udah. Dijemput, belum. Emang ya,bukan Abi namanya kalo ga jemput telat. Selalu deh. Ini itu udah 30 menit lebih aku mondar-mandir dari kamar ke teras ke kamar ke teras. Tapi sampe sekarang orangnya belum muncul-muncul juga. Padahal aku kan udah siap-siap dari tadi sore. Ga bisa apa,sekaliiiii aja ga telat. Sekaliiiiii aja dateng on time. Susah banget ya buat kamu Bi? -__-

“Aku,udah di depan nih”

Hoam. Akhirnya ya Bi, kamu sampe juga. Akhirnya,setelah lebih dari 30 menit. Untung bedak aku sebelas duabelas sama cantik aku, ga gampang luntur ahahahaha. Oke,mending kita langsung caw!
***
Kayaknya malem ini emang lagi ga bersahabat sama aku. Udah tadi si Abi lama banget jemputnya, sekarang tanganku ditabrak mbak-mbak-tidak-bertanggungjawab pake spion motornya. Aduh mbak, minta maaf aja engga. Langsung ngeloyor pergi. Abiiiiiiiiiiiiii,kenapa sih kamu ga samperin cewek itu dan marahin dia? Belain aku Bi..

“Udahlah, Kez. Toh, ga sampe luka juga, yang penting kan kamu ga kenapa-napa Kez. Mungkin orang itu emang lagi buru-buru.. ”

Hmmmm. Abi,kamu terlalu baik Bi.




Latizia
“Aduuuuuuh,mbak kalo jalan jangan  nyenggol-nyenggol dong! Woooy!”

Mbak,kalo ga mau tangannya di senggol spion orang ya jangan kemana-mana lah tangannya. Udah,diem aja,anteng. Maaf ya mbak,tapi aku juga lagi buru-buru nih. Aku salah liat jam mulai teaternya, dan ternyata 10 menit lagi teaternya dimulai. Maaf ya mbak hehehe ._.



Abimanyu
“Bim,teaternya kereeeeeen banget! Ini baru opening,tapi udah waw, Bim!! >.<  Tetep semangat robotnya ya, Sayang :)”

Maafin aku Tiz. Aku ga tau harus gimana. Aku sayang banget sama kamu Tiz. Jujur, aku kaget banget pas aku liat kamu di lampu merah tadi. Apalagi Kezia pake ngomel,tangannya kena spion mu. Aku gatau harus gimana,kalo kamu sampe liat aku malah jalan sama Kezia. Maafin aku, Tiz..



Kezia
Terimakasih ya, Abi Abimanyu Wikramawardhana yang udah buat malem ini jadi lebih indah. Karena sama kamu,Bi.  Sayang kamu banget banget banget. Aku ga bisa bayangin kalo aku tanpa kamu bakal gimana Bi..



Latizia
Bima Abimanyu Wikramawardhana, Terimakasih atas cerita indahnya selama ini. Aku sayang kamu,selalu.



Abimanyu
“Bim,aku minta tolong. Jagain Kezia ya. Aku tau, kamu belum nemuin orang yang kamu sayang. Jadi, tolong belajar buat sayang Kezia ya, Bim. Jagain dia....buat aku.”

Setiap liat foto kita di ruang tengah, aku selalu inget permintaan kamu itu Bi. Kamu tau Bi, itu susah buat aku.  Apalagi semenjak aku ketemu Latizia. Aku udah menemukannya Bi, orang yang aku sayang. Orang yang pas untuk nemenin aku di sisa umurku,sampai kita menjadi tua, bersama. Aku sayang banget sama dia, Bi.

Bi, aku harus gimana? Seandainya kamu masih disini,pasti tidak akan serumit ini Bi...


Jumat, 05 April 2013

Telah ± 7 Bulan. Di sini.

Malam ini sudah terlalu larut. Bahkan untuk sekedar menyapa, mungkin? Tetapi menulis memang selalu mampu memilih saat-saat untuknya sendiri. Tak peduli waktu dan tempat. Beruntungnya, aku jarang berkeberatan atas hadirnya. Aku tetap menyukainya.

Malam ini aku ingin membahas lebih dalam tentang tempat ini, Teknik Mesin.
Bukan,bukan tentang mereka.
Tapi tentang kami. 
Bukan,bukannya aku ingin membeda-beda kan.
Aku hanya bertanya, atau malah bercerita, mungkin?

Jadi,diawali dengan ini..
“Aku kan pengen masuk Teknik Mesin..”
“Jangaaaan, bahaya.”
“Loh, emang kenapa?”
“Disini ga cocok untuk Perempuan”

Bukan,bukan aku yang berucap itu. Tapi aku mendengar,atau melihat? Ya.  Percakapan itu membuat aku sedikit berpikir. Ya, aku tahu. Aku terlalu sering memikirkan hal-hal yang seharusnya tak pelu dipikirkan. Tapi tetap saja, hal itu mampu mendatangkan pertanyaan bertubi-tubi pada diri sendiri yang aku tahu dengan pasti,tentulah tak mampu kujawab sendiri..

'Sebenarnya, seperti apa kami terlihat untuk kalian?'

Jujur,aku tak begitu tertarik mendengar jawaban orang-orang. Karena, toh, tidak selalu menyenangkan untuk di dengar. Apalagi yang tidak mengerti apa-apa tentang apa yang keluar dari mulutnya sendiri.


Jadi, biarkan aku berkisah, sedikit..

Bagaimana jika kamu adalah seorang perempuan yang tertarik untuk melanjutkan studi di prodi Teknik Mesin?

Karena menurutmu, kamu akan menemukan banyak hal baru yang tidak membosankan?

Karena menurutmu, meskipun sisa hidupmu berkutat dengan mereka, kamu tetap merasa senang, bahkan di titik jenuh-nya sekalipun?


Bukan,kamu bukan perempuan tomboy. Kamu perempuan yang senang rumpi-rumpi dengan teman-temannya. Perempuan yang rela menghabiskan harinya hanya untuk menemukan sebuah sepatu yang dia mau. Perempuan yang selalu heboh ketika sedang bercerita tentang gebetannya. Perempuan yang tidak terbiasa menyimpan sendiri ceritanya dari sahabat-sahabatnya. Secuil apapun itu,setidak-berarti-nya kejadian itu. Kamu perempuan biasa..

***

Kuliah? Toh, dimanapun kita meneruskan. Kita tetap memulai belajar banyak hal baru dari awal.
Lingkungan? Dimanapun meneruskan,pasti berbeda dari fase sebelumnya. Banyak sekali yang berbeda.


Buatku yang terpenting, orang-orang yang kusayang dan menyayangiku tetap mendukung apa yang Aku pilih. Itu sudah cukup.


Bengbengers,yang terlalu mengenalku, aku tetap tian yang sama, meski disini..
Teknik Mesin’12 , terimakasih keluarga barunya..



Aku yang memilih sendiri dan aku harus bisa mempertanggung jawabkan apa yang aku pilih sendiri. Aku yakin, aku mampu bertahan sampai akhirnya menjadi Mechanical Engineer, InsyaAllah :) 

Kalau kamu memang tertarik,jangan takut untuk mencoba. Karena kamu tidak dapat mengartikan keadaan serta rasa yang akan muncul hingga kamu mencoba sendiri. Kadang yang kamu perlu hanyalah bertanya pada nurani di lubuk hati terdalammu sendiri,untuk mengetahui apa yang benar-benar kamu inginkan..


Kamis, 28 Maret 2013

Seminggu


Mereka mempunyai waktunya masing-masing. Tersenyum,tertawa,merindu..
Begitupun kita. Kuharap.



6 days ago
Disana memang bagus,disini pun begitu. Tapi siapa yang tau akan suatu terbaik tuk kita? Aku? Kamu? Tuhan.

6 days ago
Aku telah mencoba,melihat sekeliling dan mencari. Siapakah gerangan pengganti? Belum usai pencarianku, Aku justru menemukan kenyataan. Bahwa engkau tak terganti.

6 days ago
Bukankah saling mendoakan terdengar lebih tulus dan terlihat lebih dewasa daripada ucapan memuja?

4 days ago
Menyayangi akan tetap ada,tak bisa di makan waktu. Kataku.

4 days ago
Aku terlanjur menyayangi orang-yang-bahkan-tidak-banyak-berbincang denganku. Dan aku mengakui,aku tak cukup mengenalnya. Entahlah,yang aku tau pasti aku menyayanginya.

4 days ago
Terlanjur. Rasa ini memang tidak disengaja. Karena memang sebelumnya tak pernah terpikir olehku akan menyayanginya sedalam ini.

4 days ago
Aku menyayanginya. Ingin melihatnya bahagia. Denganku ataupun dengan yang lain. Pilihannya. Aku tetap menyayanginya. Hingga waktu mendewasakan kami dan menghadirkan pikiran ini..

4 days ago
Aku telah mencoba. Menghadirkan orang-orang baru menjadi pengisi hari,menjadi bahan pembicaraan. Tapi bagaimana jika dia tetiba muncul di mimpi? Membuat ku teringat kembali

4 days ago
Jangan bilang aku tak berusaha. Aku berusaha. Sangat keras. Menurutku.

4 days ago
Tapi,kelanjutan kisah ini. Apakah kisah ini memang hanya ada di sekolah,tempat kita berjumpa? Aku ingin tetap bisa melihatnya. Ah entahlah..

4 days ago
Tapi kalau dia bukan jodohku. Haruskah aku melihatnya? Membuatku semakin sayang dan sayang? Semakin susah untuk berhenti?

4 days ago
Aku tak tahu apa yang ku mau. Yang ku tahu pasti,ku ingin terus bersamanya. Tapi bagaimana jika realita tak sesuai dengan keinginan yang ada?

4 days ago
Entahlah,aku pun tak mengerti. Mungkin aku terlalu memikirkan banyak hal yang tak seharusnya dipikirkan sekarang.

4 days ago
" Ingin membuat mobil dengan tenaga energi alternatif." Aamiin :)

4 days ago
Kamu.

4 days ago
Ketika hati terketuk rindu. Kujawab pelan ketukannya dengan namamu. Terucap perlahan dengan jelas.

4 days ago
Kemudian berdoa dan mendoakan. Semoga ditunjukan jalan terbaik untuk masing-masing kita,kata bibirku. Semoga jalan terbaik untuk kita adalah bersama,bisik hatiku,pelan..

4 days ago
Karena aku percaya, kenyataan bisa lebih indah dari Negeri Dongeng. Dengan akhir yang sama, bahagia selamanya :)

1 days ago
Kapankah akah ada kita?

27 minutes ago
Kalo jodoh,juga nanti bakalan ketemu. Entah gimana caranya,dimana,kapan. Pasti ketemu. Tuhan kan jauh lebih pinter dari kita..

27 minutes ago
Lama-lama aku terlalu hopeless kalo mikirin kamu,kita.

26 minutes ago
Dan ketakutan-ketakutan yang ga penting itu emang ga seharusnya dipikirin.

26 minutes ago
Kayak,kalo ntar aku udah nikah sama orang lain. Sementara aku masih sayang kamu. Dan ternyata aku ketemu kamu lagi dengan status aku-udah-nikah. Aku bakal gimana menyikapinya?

23 minutes ago
Emang pikiranku yang terlalu jauh. Malah jadi pusing sendiri. Memikirkan cara menyikapi kemungkinan yang bakal terjadi.

14 minutes ago 
Kamu emang ga pernah peduli. Liat realita aja deh. Aku kan yang selalu peduli..

8 minutes ago
Udah di tunggu aja. Kalo emang mau di ketemuin lagi sama Tuhan ya pasti ketemu. Aku percaya Kuasa-Nya meliputi apapun. Termasuk kita.

7 minutes ago 
Terus sekarang ngapain?

6 minutes ago 
Semakin deket sama Allah,katanya orang baik bakal diketemuin sama orang baik juga :)

6 minutes ago 
Sukses kuliahnya,lancar buka jaringannya,aktif di kampus,semangat menggapai cita-cita! :)

4 minutes ago 
Kuliahmu keteteran kan? Makanya belajar lagi! Galaunya udahan! Tunjukin prestasinya! :)

1 minute ago 
Cewek padmanaba sebelumku yang kuliah di Teknik Mesin pas sarjana bisa dapet IP 3,8 loh. Waw banget ya. Kuliah di Teknik Mesin loh brooo,IP segitu loh brooo! tian juga bisa! Aamiin :D




Kuharap bahagia tetap setia menemani,seperti halnya aku,disini,menanti..
Kita? Akankah ada kita? Kapankah ada kita? -1 days ago-











Senin, 18 Maret 2013

Bahagia Selamanya

Sudah selayaknya manusia tumbuh dan berkembang. Baik jasad maupun ruh nya. Ada yang bilang “ Bertambah tua itu pasti,bertambah dewasa itu pilihan.”. Mungkin tanpa kusadari aku memilih bertambah dewasa. Sedikit demi sedikit menjadi dewasa. Bukan,bukannya aku berhenti melakukan hal-hal konyol dan menghadirkan tawa tanpa henti. Tetapi mengisi pikiran dengan hal-hal yang lebih “berat”. Bukan,bukannya aku menganggap semua yang ada tidak lagi mudah. Karena pada kenyataanya,mudah atau susah tergantung pikiran kita menyikapinya. Tetapi memang ada hal-hal yang sudah seharusnya mulai dipikirkan, hal-hal yang perlu dicari tahu lagi, pertanyaan-pertanyaan yang sudah sepatutnya dijawab dengan serius.


Dan aku memilih untuk melalui itu. Karena aku mulai sadar,itu harus. Tidak ada lagi pilihan,karena untuk memperoleh yang kuingin,mereka semua harus mulai dilakukan. Pada dasarnya keinginanku yang utama sangat sederhana. Meski kemudian muncul keinginan-keinginan yang lebih spesifik mengikuti.


Aku ingin bahagia selamanya. Seperti akhir cerita-cerita dongeng yang seringkali kudengar semasa kecil. “Aku ingin bahagia selamanya” bukan berarti aku tidak bersyukur dengan hidupku sekarang. Aku sadar,kebahagiaan itu datang dari pikiran kita masing-masing. Ya,lagi-lagi pikiran. Di beberapa post yang lalu pun aku pernah menjelaskan tentang sangat berpengaruhnya pikiran bagi hidup kita. Dan pikiranku mengatakan,kinipun aku telah bahagia dan sedang bahagia. Bagaimana aku tidak  bahagia dengan berbagai nikmat yang telah diberikanNya padaku? Banyak,banyak sekali nikmat yang telah kudapatkan.


Aku ingin bahagia selamanya. Selamanya,berarti terus-menurus tak terputus hingga akhir.  Sampai kapankah aku ada? Sampai kapankah aku mampu merasa? Bahkan di alam selanjutnya pun aku masih bisa merasa. Dan aku ingin tetap bahagia disana. Bersama orang-orang yang aku sayangi. Dan itu berarti,aku harus memikirkannya dari sekarang. Karena bahagia disana bergantung pada apa yang aku lakukan di alam ini,dunia. Aku ingin,aku mulai berfikir,dan aku harus. Ya,aku masih belajar. Dan masih jauh dari sana. Tapi aku tau apa yang aku tuju,meski perlahan namun pasti. Semoga aku mampu mempersiapkannya dengan baik. Dan bahagia selamanya.



Semoga kita semua bahagia selamanya :)





Rabu, 06 Maret 2013

#terekdungdes

Konyol itu sesuatu yang bila diingat kembali bisa menghasilkan senyum kecil,manis.
Konyol itu sesuatu yang pada saat nya hadir, ada tawa panjang yang terselip lama dalam peristiwa.


***


Aku mau berbagi sedikit cerita tentang kekonyolan. Kejadiannya udah beberapa hari yang lalu. Jadi kalo kadar lucunya udah berkurang harap maklum yaa :v


Sebelumnya aku mau promosi mushola apung di MM UGM dulu. Buat yang belum tau, disana itu tempat super duper unyu. Tempatnya asik buat sekedar duduk-duduk atau bahkan cerita-cerita,curhat-curhat. Mau guling-guling dilanjut salto juga cocok,soalnya tempatnya sepi ( terutama di jam-jam kuliah ). Mmmm,gatau juga ding emang sepi gitu atau pas aku kesana pas lagi sepi. Pokoknya tempatnya recommended banget deh buat nge-galau #lah (?) Coba kalo ditempat itu ga dibikin mushola,aku yakin buangeeeet,pasti tempat itu jadi salah satu tempat favorit buat pacaran #lah (?) Tapi kenyataannya disitu adalah mushola,rumah Allah,tempat mendekatkan diri padaNya :B


Nah,karena tempatnya yang super asik aku jadi suka kesana. Entah sekedar numpang sholat yang dilanjut leyeh-leyeh atau bahkan cerita-cerita sama temen. Jadi,begini ceritanya.....

Pada suatu siang di mushola apung beberapa hari yang lalu..

Mendung masih terlihat di siang itu ketika aku dan beberapa teman memasuki mushola apung. Siang itu Jogja baru saja mendapat nikmat hujan. Karena model mushola apung yang terbuka,alhasil terdapat beberapa titik lantai yang basah. Bahkan ada yang sampai tergenang air. Saat itu di mushola apung hanya kami bertiga. Jadi lumayan bebas #eh. Karena susah mencari tempat kering,tas ku kutaruh di mimbar khotbah. Kita pun bergantian sholat,karena sajadah disitu cuma satu (yang seharusnya di pakai imam).


-Kejadian ga penting macam leyeh-leyeh,ngobrol, dsb-


Ceritanya kita udah mau balik ya.. Nah,tas ku kan tadi kutaruh mimbar khotbah. Pas mau ngambil tas,aku dengan santai lewat tengah-tengah dan aku sambil sedikit merhatiin mas-baju-kuning yang lagi sholat di depan. Itu mas nya solat kok ga ngambil sajadah di belakang ya,emang ga basah apa gimana. Yaa,dengan santainya aku jalan biasa aja. Tanpa merhatiin lantai yang basah,merhatiin mas-baju kuning? Iya. #eh


Kejadiannya sangat cepat dan kalo dari sudut pandang ku emang ga begitu jelas. Kaki ku nginjek lantai yang basah + licin itu. Alhasil kakiku melangkah terlalu lebar dan aku melayang di udara #halaaah. Dan kalian tau? Aku ga bisa terbang di udara,pernah sih terbang,tapi gara-gara liat senyummu :3 #laah. Karena ga bisa terbang,pas tau aku ngambang di udara otomatis aku teriak. Tau suara teriak karena kaget kan? Jadi bener-bener natural dan pastinya kenceng. Nggak lama setelah aku teriak dan ketika aku masih di udara,ternyata mas-baju kuning juga ikut teriak dan menghampiriku #halah. Beneran deh,suara panik mas nya lucu banget. Pas pantatku udah sampai lantai aku malah ketawa ngakak. Itu tadi mas-baju-kuning kan udah sholat ya. Kok malah ikut teriak ki piyeee -_-“


Pulang jadi tertunda,aku duduk-duduk lagi karena pantat yang masih cenat-cenut. Duduk sambil liat mas-baju-kuning yang ngulang sholatnya sambil punggungnya bergetar. Mesti masih ngampet ngguyu deh itu wkwkwkw.




NB : Jangan tiru adegan itu di rumah atau dimanapun,sangat berbahaya.





Kamis, 21 Februari 2013

Cinta yang sebenarnya....



Cinta yang sebenarnya adalah ketika kamu
menitikan air mata dan masih peduli terhadapnya,
adalah ketika dia tidak memperdulikanmu dan
kamu masih menunggunya dengan setia.

adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan
kamu masih bisa tersenyum dan berkata
” Aku turut berbahagia untukmu ”


Mungkin akan tiba saatnya di mana kamu harus
berhenti mencintai seseorang, bukan karena orang
itu berhenti mencintai kita melainkan karena kita
menyadari bahwa orang itu akan lebih berbahagia
apabila kita melepaskannya.


Kadangkala, orang yang paling mencintaimu adalah
orang yang tak pernah menyatakan cinta
kepadamu, karena takut kau berpaling dan
memberi jarak, dan bila suatu saat dia pergi, kau akan
menyadari bahwa dia adalah cinta yang tak kau
sadari



- Bukan buatan Saya,hanya mengutip -



Coba di resapi...
Puisi nya bagus dan mengena ya :)





Senin, 11 Februari 2013

Tiktoktiktok

Waktu Itu
Karya : Ochistiar


Waktu berjalan begitu cepat
Apakah kau menyadarinya?
Menyadari akan waktu itu?
Waktu yang ada karena kita membuatnya
Ya, kita yang membuatnya
Mungkin kau tak sadar telah membuatnya
Tapi rasa itu tak akan seperti yang kurasa bila tanpamu
Tanpamu?
Ah, tak kan jadi waktu itu
Karena waktu itu kita yang ciptakan
Kau tanya, ”Waktu mana?”
Waktu aku bernafas,bicara,melihat,mendengar
Denganmu disekitarku
Ah,mungkin kau tak akan mengerti
waktu itu                                                                                     

Minggu,27 November 2011







Biarlah
Karya : Ochistiar


Biarlah,
Biar Tuhan yang menunjukan bumi mana yang akan dipijak oleh aku,bahkan kamu
Biar Tuhan yang memutuskan hal terbaik untuk kamu,aku
Biar Tuhan yang berkisah tentang kita
Biar Tuhan yang memutuskan bagaimana caranya
Kita bersama atau bahkan terpisah
Mari kita simak bersama,skenario Tuhan
Aku yakin itu adalah skenario terindah yang pernah ada


Aku tak mau menghakimi dan menyimpulkan sendiri tentang kamu
Karena aku sadar aku dan kamu masih jauh dari kita
Bahkan untuk sekedar menyimpulkan sendiri
Bahkan untuk secuil kepantasan berucap Aku mengerti
Tapi,kenyataannya aku seringkali mencoba mengerti
Mengerti kamu yang susah dimengerti,
mengerti akan kita,
mengerti akan naskah milik Tuhan tentang kita
Sabar..
Biarlah
Biar Tuhan yang menentukan
Serahkan padaNya agar semua menjadi lebih indah


Senin,12 November 2012
09.16-L5-teringat kejadian semalam-
bersabar-mencoba ikhlas



Tik...tok...tik...tok...tik...tok...
Kuperingatkan,akan waktu yang terus berjalan,bergerak
Mengiringi lahirnya kisah baru yang menyertai kehidupan..





Minggu, 10 Februari 2013

Cimot,Bella,Nancy

Cerita dikit yaa :)


Selama kurang lebih 2 minggu kemarin aku menghabiskan liburan dirumah. Total liburanku ada 3 minggu,lumayaan lamaaaaa. Tapi pas besok udah harus masuk, masih kerasa kurang aja hahaha. Ceritanya aku lagi kangen rumah nih. Dan kalo lagi ga mood emang gini nih,yang harusnya ngapain malah ngapain. Ga jelas gitu deh. Aaaah jadi merasa bersalah..


Halah,malah ngapain sih ini. Jadi aku mau ngenalin beberapa penghuni kamarku di rumah. Mereka adalaaaaaaah Cimot,Bella, dan Nancy #jengjengjeng *backsound

Ini Cimot
Ini Nancy
Ini Bella














Foto mereka yang bareng-bareng nih..

Cimot,Bella,Nancy
Cimot + Nancy nyium Bella :3



Siapa bilang besok mulai kuliah? Itu cuma hoax~~~ Besok aja Aku mau balik Cilacap~~~
Liburan masih ada satu bulan lagi kok,tenang ajaaaa :)