Merelakan..

     Aku sadar betul,ini tidak lagi sehat. Bibirku kelu,jemariku tak selincah biasanya disaat aku menulis. Entah kenapa dengan memutuskan untuk tidak menuliskan kata-yang-bisa-membangkitkan-memori itu susah. Bukan,bukan karena memori yang tercipta sangat banyak. Tetapi karena ceritaku yang terlanjur ada. Jika pikiranku mengulangnya lagi dengan rapi,jernih,dan objektif justru sangat jelas terlihat tidak pernah terjadi apapun. Jangan salahkan aku,aku mencoba objektif.

     Mungkin aku telah lama mengidap penyakit ini. Namun aku tak menyadarinya. Tak menyadari kalau aku sakit. Aku merasa baik-baik saja,lebih tepatnya mensugesti diri sendiri bahwa tak ada yang salah dan tentu saja aku dalam keadaan yang baik. Aku tidak suka ke dokter,tidak suka minum obat,karena menurutku ada cara yang lebih efektif dan sederhana yang bisa kita lakukan untuk menjaga agar kita tetap dalah keadaan sehat. Rasa sakit diatur oleh otak kita,pikiran kita. Apabila pikiran kita menyatakan bahwa kita baik-baik saja maka kita akan baik-baik saja. Itu yang aku percayai selama ini.

     Tetapi,bagaimana jika penyakit itu terlanjur hadir? Tidak,aku tidak mau mengunjungi dokter apalagi sampai meminum obat. Toh,aku sudah bisa menebak apa yang akan mereka katakan tentang penyakitku. Aku tau cara menyembuhkannya. Aku tau itu susah,tetapi setidaknya aku tahu cara megenyahkan penyakit ini. Aku tahu,aku yang harus melakukan aksi sendiri untuk kesembuhanku,karena semua kunci utama untuk penyakit ini adalah aku.

     Sebelumnya,terimakasih pada bahan bacaan yang telah menyadarkanku bahwa ini adalah sebuah penyakit. Karena sebelumnya aku selalu merasa biasa saja dengan hal-hal-yang-sebenarnya-adalah-penyakit. Tadinya aku menganggap itu semua adalah kewajaran,toh aku tak sendiri,banyak yang juga mengalami. Ya,aku tahu,banyak bukan berarti pembenaran.

     Aku tidak suka menemukan diriku berpenyakit. Maka dari itu aku mencoba mengatasi semuanya. Tentu saja sendiri. Seperti yang telah kujelaskan tadi,aku tidak suka pergi ke dokter apalagi sampai harus meminum obat. Apalagi aku tahu apa yang harus aku lakukan untuk mengusir penyakit ini. Aku harus merelakan..



Komentar