Kamis, 28 Maret 2013

Seminggu


Mereka mempunyai waktunya masing-masing. Tersenyum,tertawa,merindu..
Begitupun kita. Kuharap.



6 days ago
Disana memang bagus,disini pun begitu. Tapi siapa yang tau akan suatu terbaik tuk kita? Aku? Kamu? Tuhan.

6 days ago
Aku telah mencoba,melihat sekeliling dan mencari. Siapakah gerangan pengganti? Belum usai pencarianku, Aku justru menemukan kenyataan. Bahwa engkau tak terganti.

6 days ago
Bukankah saling mendoakan terdengar lebih tulus dan terlihat lebih dewasa daripada ucapan memuja?

4 days ago
Menyayangi akan tetap ada,tak bisa di makan waktu. Kataku.

4 days ago
Aku terlanjur menyayangi orang-yang-bahkan-tidak-banyak-berbincang denganku. Dan aku mengakui,aku tak cukup mengenalnya. Entahlah,yang aku tau pasti aku menyayanginya.

4 days ago
Terlanjur. Rasa ini memang tidak disengaja. Karena memang sebelumnya tak pernah terpikir olehku akan menyayanginya sedalam ini.

4 days ago
Aku menyayanginya. Ingin melihatnya bahagia. Denganku ataupun dengan yang lain. Pilihannya. Aku tetap menyayanginya. Hingga waktu mendewasakan kami dan menghadirkan pikiran ini..

4 days ago
Aku telah mencoba. Menghadirkan orang-orang baru menjadi pengisi hari,menjadi bahan pembicaraan. Tapi bagaimana jika dia tetiba muncul di mimpi? Membuat ku teringat kembali

4 days ago
Jangan bilang aku tak berusaha. Aku berusaha. Sangat keras. Menurutku.

4 days ago
Tapi,kelanjutan kisah ini. Apakah kisah ini memang hanya ada di sekolah,tempat kita berjumpa? Aku ingin tetap bisa melihatnya. Ah entahlah..

4 days ago
Tapi kalau dia bukan jodohku. Haruskah aku melihatnya? Membuatku semakin sayang dan sayang? Semakin susah untuk berhenti?

4 days ago
Aku tak tahu apa yang ku mau. Yang ku tahu pasti,ku ingin terus bersamanya. Tapi bagaimana jika realita tak sesuai dengan keinginan yang ada?

4 days ago
Entahlah,aku pun tak mengerti. Mungkin aku terlalu memikirkan banyak hal yang tak seharusnya dipikirkan sekarang.

4 days ago
" Ingin membuat mobil dengan tenaga energi alternatif." Aamiin :)

4 days ago
Kamu.

4 days ago
Ketika hati terketuk rindu. Kujawab pelan ketukannya dengan namamu. Terucap perlahan dengan jelas.

4 days ago
Kemudian berdoa dan mendoakan. Semoga ditunjukan jalan terbaik untuk masing-masing kita,kata bibirku. Semoga jalan terbaik untuk kita adalah bersama,bisik hatiku,pelan..

4 days ago
Karena aku percaya, kenyataan bisa lebih indah dari Negeri Dongeng. Dengan akhir yang sama, bahagia selamanya :)

1 days ago
Kapankah akah ada kita?

27 minutes ago
Kalo jodoh,juga nanti bakalan ketemu. Entah gimana caranya,dimana,kapan. Pasti ketemu. Tuhan kan jauh lebih pinter dari kita..

27 minutes ago
Lama-lama aku terlalu hopeless kalo mikirin kamu,kita.

26 minutes ago
Dan ketakutan-ketakutan yang ga penting itu emang ga seharusnya dipikirin.

26 minutes ago
Kayak,kalo ntar aku udah nikah sama orang lain. Sementara aku masih sayang kamu. Dan ternyata aku ketemu kamu lagi dengan status aku-udah-nikah. Aku bakal gimana menyikapinya?

23 minutes ago
Emang pikiranku yang terlalu jauh. Malah jadi pusing sendiri. Memikirkan cara menyikapi kemungkinan yang bakal terjadi.

14 minutes ago 
Kamu emang ga pernah peduli. Liat realita aja deh. Aku kan yang selalu peduli..

8 minutes ago
Udah di tunggu aja. Kalo emang mau di ketemuin lagi sama Tuhan ya pasti ketemu. Aku percaya Kuasa-Nya meliputi apapun. Termasuk kita.

7 minutes ago 
Terus sekarang ngapain?

6 minutes ago 
Semakin deket sama Allah,katanya orang baik bakal diketemuin sama orang baik juga :)

6 minutes ago 
Sukses kuliahnya,lancar buka jaringannya,aktif di kampus,semangat menggapai cita-cita! :)

4 minutes ago 
Kuliahmu keteteran kan? Makanya belajar lagi! Galaunya udahan! Tunjukin prestasinya! :)

1 minute ago 
Cewek padmanaba sebelumku yang kuliah di Teknik Mesin pas sarjana bisa dapet IP 3,8 loh. Waw banget ya. Kuliah di Teknik Mesin loh brooo,IP segitu loh brooo! tian juga bisa! Aamiin :D




Kuharap bahagia tetap setia menemani,seperti halnya aku,disini,menanti..
Kita? Akankah ada kita? Kapankah ada kita? -1 days ago-











Senin, 18 Maret 2013

Bahagia Selamanya

Sudah selayaknya manusia tumbuh dan berkembang. Baik jasad maupun ruh nya. Ada yang bilang “ Bertambah tua itu pasti,bertambah dewasa itu pilihan.”. Mungkin tanpa kusadari aku memilih bertambah dewasa. Sedikit demi sedikit menjadi dewasa. Bukan,bukannya aku berhenti melakukan hal-hal konyol dan menghadirkan tawa tanpa henti. Tetapi mengisi pikiran dengan hal-hal yang lebih “berat”. Bukan,bukannya aku menganggap semua yang ada tidak lagi mudah. Karena pada kenyataanya,mudah atau susah tergantung pikiran kita menyikapinya. Tetapi memang ada hal-hal yang sudah seharusnya mulai dipikirkan, hal-hal yang perlu dicari tahu lagi, pertanyaan-pertanyaan yang sudah sepatutnya dijawab dengan serius.


Dan aku memilih untuk melalui itu. Karena aku mulai sadar,itu harus. Tidak ada lagi pilihan,karena untuk memperoleh yang kuingin,mereka semua harus mulai dilakukan. Pada dasarnya keinginanku yang utama sangat sederhana. Meski kemudian muncul keinginan-keinginan yang lebih spesifik mengikuti.


Aku ingin bahagia selamanya. Seperti akhir cerita-cerita dongeng yang seringkali kudengar semasa kecil. “Aku ingin bahagia selamanya” bukan berarti aku tidak bersyukur dengan hidupku sekarang. Aku sadar,kebahagiaan itu datang dari pikiran kita masing-masing. Ya,lagi-lagi pikiran. Di beberapa post yang lalu pun aku pernah menjelaskan tentang sangat berpengaruhnya pikiran bagi hidup kita. Dan pikiranku mengatakan,kinipun aku telah bahagia dan sedang bahagia. Bagaimana aku tidak  bahagia dengan berbagai nikmat yang telah diberikanNya padaku? Banyak,banyak sekali nikmat yang telah kudapatkan.


Aku ingin bahagia selamanya. Selamanya,berarti terus-menurus tak terputus hingga akhir.  Sampai kapankah aku ada? Sampai kapankah aku mampu merasa? Bahkan di alam selanjutnya pun aku masih bisa merasa. Dan aku ingin tetap bahagia disana. Bersama orang-orang yang aku sayangi. Dan itu berarti,aku harus memikirkannya dari sekarang. Karena bahagia disana bergantung pada apa yang aku lakukan di alam ini,dunia. Aku ingin,aku mulai berfikir,dan aku harus. Ya,aku masih belajar. Dan masih jauh dari sana. Tapi aku tau apa yang aku tuju,meski perlahan namun pasti. Semoga aku mampu mempersiapkannya dengan baik. Dan bahagia selamanya.



Semoga kita semua bahagia selamanya :)





Rabu, 06 Maret 2013

#terekdungdes

Konyol itu sesuatu yang bila diingat kembali bisa menghasilkan senyum kecil,manis.
Konyol itu sesuatu yang pada saat nya hadir, ada tawa panjang yang terselip lama dalam peristiwa.


***


Aku mau berbagi sedikit cerita tentang kekonyolan. Kejadiannya udah beberapa hari yang lalu. Jadi kalo kadar lucunya udah berkurang harap maklum yaa :v


Sebelumnya aku mau promosi mushola apung di MM UGM dulu. Buat yang belum tau, disana itu tempat super duper unyu. Tempatnya asik buat sekedar duduk-duduk atau bahkan cerita-cerita,curhat-curhat. Mau guling-guling dilanjut salto juga cocok,soalnya tempatnya sepi ( terutama di jam-jam kuliah ). Mmmm,gatau juga ding emang sepi gitu atau pas aku kesana pas lagi sepi. Pokoknya tempatnya recommended banget deh buat nge-galau #lah (?) Coba kalo ditempat itu ga dibikin mushola,aku yakin buangeeeet,pasti tempat itu jadi salah satu tempat favorit buat pacaran #lah (?) Tapi kenyataannya disitu adalah mushola,rumah Allah,tempat mendekatkan diri padaNya :B


Nah,karena tempatnya yang super asik aku jadi suka kesana. Entah sekedar numpang sholat yang dilanjut leyeh-leyeh atau bahkan cerita-cerita sama temen. Jadi,begini ceritanya.....

Pada suatu siang di mushola apung beberapa hari yang lalu..

Mendung masih terlihat di siang itu ketika aku dan beberapa teman memasuki mushola apung. Siang itu Jogja baru saja mendapat nikmat hujan. Karena model mushola apung yang terbuka,alhasil terdapat beberapa titik lantai yang basah. Bahkan ada yang sampai tergenang air. Saat itu di mushola apung hanya kami bertiga. Jadi lumayan bebas #eh. Karena susah mencari tempat kering,tas ku kutaruh di mimbar khotbah. Kita pun bergantian sholat,karena sajadah disitu cuma satu (yang seharusnya di pakai imam).


-Kejadian ga penting macam leyeh-leyeh,ngobrol, dsb-


Ceritanya kita udah mau balik ya.. Nah,tas ku kan tadi kutaruh mimbar khotbah. Pas mau ngambil tas,aku dengan santai lewat tengah-tengah dan aku sambil sedikit merhatiin mas-baju-kuning yang lagi sholat di depan. Itu mas nya solat kok ga ngambil sajadah di belakang ya,emang ga basah apa gimana. Yaa,dengan santainya aku jalan biasa aja. Tanpa merhatiin lantai yang basah,merhatiin mas-baju kuning? Iya. #eh


Kejadiannya sangat cepat dan kalo dari sudut pandang ku emang ga begitu jelas. Kaki ku nginjek lantai yang basah + licin itu. Alhasil kakiku melangkah terlalu lebar dan aku melayang di udara #halaaah. Dan kalian tau? Aku ga bisa terbang di udara,pernah sih terbang,tapi gara-gara liat senyummu :3 #laah. Karena ga bisa terbang,pas tau aku ngambang di udara otomatis aku teriak. Tau suara teriak karena kaget kan? Jadi bener-bener natural dan pastinya kenceng. Nggak lama setelah aku teriak dan ketika aku masih di udara,ternyata mas-baju kuning juga ikut teriak dan menghampiriku #halah. Beneran deh,suara panik mas nya lucu banget. Pas pantatku udah sampai lantai aku malah ketawa ngakak. Itu tadi mas-baju-kuning kan udah sholat ya. Kok malah ikut teriak ki piyeee -_-“


Pulang jadi tertunda,aku duduk-duduk lagi karena pantat yang masih cenat-cenut. Duduk sambil liat mas-baju-kuning yang ngulang sholatnya sambil punggungnya bergetar. Mesti masih ngampet ngguyu deh itu wkwkwkw.




NB : Jangan tiru adegan itu di rumah atau dimanapun,sangat berbahaya.